Agus Sriyana Rabu, 23 Januari 2013 Jalak Suren Edit
Di dalam kandang penangkaran burung jalak suren box sarang adalah tempat untuk burung bertelur, mengerami telur dan sekaligus untuk menjaga agar suhu telur tetap stabil. Gimana bentuk atau model dari sarang burung jalak suren di alam bebas saya kurang tahu atau sama sekali malah belum pernah melihatnya. Tetapi kalau di dalam kandang penangkaran bentuknya cuma box bikinan sendiri. Dan dikandang penangkaran bahan sarang cuma ada dua, yaitu bahan sarang unjal dan box tempat untuk menaruh bahan sarang unjalnya. Lalu apa yang terjadi jika indukannya malah membuang bahan sarangnya ? 1. Karena bahan sarang dibuang / diangkut keluar oleh indukannya otomatis di dalam box tidak ada apa-apanya, tinggal kotak kosong sama telurnya saja. Dan otomatis juga telur bisa bebas berlarian kesana kemari, jadi Mas Broo bisa bayangkan sendiri gimana efeknya pada persentase telur untuk bisa menetas nantinya ? 2. Sumber suhu hangat berkurang. Kok bisa ? Ilmu fisika atau bukan tapi, jika ruang sempit suhu udaranya cenderung tinggi atau panas dan udara panas selalu cenderung keatas larinya. Contohnya adalah springbed, jika berbaring diatas springbed cenderung terasa hangat. Karena udara yang berada di dalam rongga-rongga springbed bersirkulasi digantikan udara dingin dan udara panas larinya ke atas. Contoh kasat mata adalah asap dari api, asap suhunya pasti panas dan larinya keatas. Jika kurang paham bisa dibuka kembali pelajaran yang kemarin, tentang sirkulasi udara. Di buku fisika untuk SD semester 12 he he …. Lanjut ! Jadi bisa disimpulkan kalau bahan sarang prinsipnya mirip springbed. Bisa dilihat kalau tumpukan-tumpukan bahan sarang selalu tidak rapat atau ada rongganya. Jadi udara dari rongga-rongga ini yang akan naik keatas dan nantinya akan membantu suhu telur tetap hangat. Kurang lebih begitu penalarannya. Lalu bagamana solusinya jika indukan membuang unjal ? Karena burung tidak bisa diajak ngomong atau mengerti perintah yang punya, maka yang punya burung harus mengakalinya. Caranya gimana ? Bahan sarang dibikin lembut. Di jamin ! Nanti si burung bakalan capek dan males untuk angkat-angkat lagi itu bahan sarang he he …. Jadi tidak usah bersusah payah untuk mikir yang muter-muter, langsung saja itu bahan sarang kita potong-potong jadi potongan kecil-kecil. Jika masih diangkut keluar lagi ? Kita potong-potong lagi sampai ukurannya lebih kecil, jika perlu dibikin jadi serbuk he he …… Sudah begitu saja Mas Broo sharingnya, sudah ada gambarannya to ? Jika belum silahkan tinggalkan komentar atau pertanyaannya di bawah. Dan jangan lupa jika suka artikelnya cukup +1 🙂 Dan untuk harga burung klik disini Daftar Harga Burung Terbaru. UD. Jalak Suren. Penangkaran dan Usaha Jual Beli Burung Jalak Suren, Jalak Putih, Jalak Bali, Cucak Rawa dan lain-lain. Izin Penangkaran BKSDA Jawa Tengah untuk Burung Jalak Putih (Sturnus Melanopterus) dan Burung Jalak Bali (Leucopsar Rothschildi) SK.146/ІV-K.16/KKH/2014.