Syarat utama untuk menjodohkan burung jalak suren adalah sudah diketahui dengan pasti untuk jenis kelaminnya. Dan di dalam prakteknya sendiri mungkin beda penangkar beda pula teknik yang digunakan untuk menjodohkan.
Disini saya akan tuliskan beberapa teknik untuk menjodohkan burung jalak suren berdasar pengalaman saya selama menangkarkan burung jalak suren. Tetapi untuk kali ini saya hanya akan menulis secara garis besar beserta rincian singkatnya saja. Dan bersambung ….. 1. Burung cuma ada dua ekor, satu jantan dan satu betina Menurut saya ini adalah keadaan yang paling sulit dan paling menyita waktu jika belum beruntung ? Caranya untuk pertama kali dan untuk mengetahui bisa berjodoh atau tidaknya adalah dengan cara kedua burung jantan dan betina dimasukkan ke dalam satu kandang produksi, setelah masuk kita tunggu sebentar untuk melihat reaksinya. Kalau tidak berkelahi biarkan saja tunggu beberapa saat lagi, kalau beruntung nanti bisa langsung kreasi dan jodoh. Biasanya setelah keduanya dimasukkan dalam satu kandang produksi nanti reaksinya : – bisa langsung kreasi dan jodoh – jantan takut sama betinanya – betina takut sama jantannya – jantan kalah dan dikejar betina – betina kalah dan dikejar jantan – keduanya rukun tapi cuma diam tidak ada reaksi apa-apa atau saling cuek – atau malah keduanya sama-sama galak dan berani hingga akhirnya berkelahi. Jika langsung kreasi dan jodoh berarti ya lagi beruntung. Untuk proses selanjutnya tinggal menunggu waktu hingga kedua burung mulai mau angkut sarang dan akhirnya bertelur. Kalau takut salah satu atau saling diam biarkan saja, aman. Kalau tidak berkelahi biarkan saja dan pantau terus, kalau kedua burung sudah mulai birahi bersamaan nanti pasti akan kreasi dan jodoh dengan sendirinya. Untuk keadan ini untuk bisa berjodoh persentasenya sekitar 90%. Tetapi untuk masalah waktu tidak bisa di pastikan, kalau perawatan bagus nanti tidak sampai dua bulan sudah bisa kreasi dan jodoh. Tapi tetap kembali lagi, untuk masalah waktu butuh berapa lama untuk bisa jodoh adalah tetap tidak bisa dipastikan. Tapi kalau salah satu sampai dikejar-kejar atau berkelahi segera ambil salah satu atau keduanya. Jika diambil satu saja nanti yang satu bisa ditaruh sangkar dan di dekatkan, bisa ditaruh di dalam kandang atau di luar kandang tapi jangan jauh-jauh biar bisa kelihatan oleh lawan jenisnya. Kalau keduanya di ambil nanti bisa di taruh dalam dua atau satu sangkar dan sering dijemur. Selama di sangkar kita pantau terus reaksi kedua burung, baik yang jantan atau yang betinanya. Masih saling cuek atau malah mungkin selama di sangkar sudah mulai bersahut-sahutan. Dan untuk mengetahui dengan pasti kita tes lagi, kita masukkan keduanya ke dalam kandang produksi dan dilihat reaksinya. Hal ini dilakukan terus-menerus dan berulang kali sampai kedua burung bisa kreasi dan jodoh. Untuk teknik ini tidak ada batasan waktu, mungkin sebelum berjodoh bisa butuh waktu sehari, dua hari, satu minggu, satu bulan atau mungkin setahun, dua tahun, tidak bisa dipastikan waktunya. Jadi teknik ini benar-benar butuh kesabaran, sampai akhinya menyerah he he ….. Jika sudah bosan dan menyerah kok tidak berjodoh-berjodoh, nanti burung yang tidak disukai, entah yang jantan atau betinanya bisa diganti. Setelah ada pasangan baru sebagai gantinya nanti teknik ini bisa di ulang sampai bosan lagi atau sampai keberuntungan datang xixixixi… Lha gimana … burung cuma ada dua ekor, ya butuh keberuntungan atau kesabaran.
Akhirnya bersambung, selamat mencoba dan salam sukses selalu …. Dan untuk harga burung klik disini Daftar Harga Burung Terbaru.